Showing posts with label AD. Show all posts
Showing posts with label AD. Show all posts

Tuesday, June 24, 2014

RANTIS KOMODO PINDAD

RANTIS KOMODO PINDAD
Satu lagi kendaraan tempur karya anak  bangsa berhasil dibuat dan mulai diluncurkan. Sebuah Rantis/Kendaraan Taktis (Tactical Vechile) buatan PT PINDAD yang sukses dengan APC ANOA nya, diharapkan menjadi kendaraan operasional yang handal bagi satuan TNI dan Polri.

Monday, February 6, 2012

FV101 SCORPION

FV101 Scorpion adalah tank ringan modern (Modern Light Tank) buatan Alvis Vickers (Inggris) yang diakuisisi oleh  BAE Systems Land System (Weapon & Vehicles)Scorpion merupakan salah satu jenis tank ringan dari jenis Combat Vehicle Reconnaisance Tracked (CVRT), yang berarti kendaraan intai tempur beroda rantai. Militer Inggris sendiri menggunaka Tank ini pada tahun 1973 sampai dengan 1994. Lebih dari 3000 buah tank jenis ini diproduksi beserta variannya.

Monday, April 4, 2011

CRAIG HARRISON Pemegang Rekor Sniper (2.475 meter)

CoH (Corporal of Horse) Craig Harrison, pemuda kelahiran tahun 1975 adalah seorang penembak runduk (sniper) dari kesatuan Household Cavalry Angkatan Darat Inggris yang memegang catatan rekor menembak sasaran paling jauh saat terlibat dalam sebuah pertempuran di Afghanistan bagian selatan tepatnya di daerah selatan Musa Qala Propinsi Helmand, pada bulan November 2009 yang lalu.

Dengan menggunakan senapan runduk (Sniper Rifle) jenis L115A3 (AWP) buatan negaranya yang merupakan senapan runduk terbaik dunia saat ini berdasarkan peringkat dari Discovery Military Chanel (Lihat Posting "TOP TEN SNIPER RIFLES" di blog ini) dari jarak yang amat fantastis 2,475 m dan dengan tepat merobohkan 2 orang penembak senapan mesin Taliban yang menggunakan senapan mesin PKM buatan Rusia.
Apa yang membuat tembakannya fantastis adalah kekakuratan bidikan dari CoH (Corporal of Horse) Craig Harrison, mengingat jarak efektif dari senjata yang digunakannya adalah 1.400 s.d 1.500 meter. Denga demikia jarak tembak yang dilakukannya berada diluar jangkauan efektif dari senjatanya, sehingga dengan jarak tersebut, kemungkinan bidikan tepat mengenai sasaran dengan telak, perbandingannya 1:1.000.000.

Tuesday, March 29, 2011

TONTAIPUR (Pleton Intai Tempur) KOSTRAD

Pleton Intai Tempur adalah pasukan berkualifikasi khusus dibawah kendali Panglima Kostrad yang berkemampuan tri matra di mana anggotanya direkrut dari satuan-satuan Kostrad.


Gagasan awal pelatihan Tontaipur ini lebih banyak ditimba dari pengalaman di lapangan dan berbagai penugasan tempur di mana banyak ditemukan kenyataan bahwa satuan kecil lebih efektif dalam melaksanakan manuver di lapangan. Dengan pengalaman ini maka timbulah sebuah gagasan dari Pangkostrad waktu itu, tahun 2001, Letnan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu untuk membentuk satu pasukan kecil yang dilatih khusus dengan ketrampilan-ketrampilan tempur serta persenjataan dan perlengkapan khusus guna melaksanakan operasi tempur dengan hasil yang optimal.

Gagasan ini kemudian diwujudkan kedalam program pembentukan Taipur, yang diawali dengan penyusunan konsep latihan dan alat perlengkapan yang digunakan, hingga pelaksanaannya yang dilakukan secara tahap demi tahap.

Friday, March 25, 2011

SAT-81 / GULTOR (Penanggulangan Teror)

Dhuaja Sat-81/Gultor
Satuan 81/Penanggulangan Teror atau disingkat Sat-81/Gultor adalah satuan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) setingkat dengan Grup, yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Kekuatan dari satuan ini tidak dipublikasikan secara umum mengenai jumlah personil maupun jenis persenjataannya yang dimilikinya, semua itu dirahasiakan


Awal peristiwa yang mendorong terbentuknya satuan ini adalah peristiwa pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla di Bandara Don Muang, Bangkok pada tanggal 31 Maret 1981, dimana pada masa-masa ini pembajakan pesawat sedang marak terjadi di mana-mana dan kegiatan teroris di Indonesia dedang marak. Dalam peristiwa ini, operasi pembebasan sandera dilakukan oleh 35 orang anggota Grup-1 PARAKO Kopasandha (sekarang Kopassus) dibawah pimpinan dibawah pimpinan LetKol (Inf) Sintong Panjaitan dengan hasil yang amat gemilang, dan masuk dalam hitungan operasi tercepat


Dua orang gugur dalam operasi ini yaitu : Lettu Anumerta Achmad Kirang (anggota Kopasandha) yang tertembak pada bagian perutnya saat mencoba menerobos masuk dari bagian pintu belakang pesawat, serta Herman Rante (kapten pilot DC-9 Woyla) yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit

Thursday, March 17, 2011

PERBEDAAN SNIPER DENGAN PENEMBAK JITU

Selama ini banyak orang awam yang menganggap bahwa penembak jitu adalah sebutan untuk sniper. Keduanya memang dididik dan dilatih untuk menembak tepat pada sasarannya. Namun sebenarnya banyak sekali perbedaan yang sifatnya mendasar dari keduaya, mulai dari segi operasional, struktur sampai dengan sistem persenjataan yang digunakannya.

Agar lebih jelasnya dan lebih gamblang, dalam posting kali ini kita akan melihat lebih seksama tentang apa yang membedakan keduanya.

Wednesday, March 16, 2011

LYUDMILA PAVLICHENKO (Sniper Legend-2)

Sniper ternyata tidak hanya didominasi oleh kaum pria, di Rusia begitu banyak sniper-sniper wanita yang menjadi legendaris, salah satunya adalah  Lyudmila Pavlichenko, yang dilahirkan pada tanggal 12 Juli 1916.

Lyudmila mengenal senjata sejak usia 14 tahun, saat ia bergabung dan menjadi atlit di klub menembak di Kiev. Saat penyerbuan Jerman ke Rusia pada bulan Juni 1941, Lyudmila berusia 24 tahun dan menjadi seorang mahasiswi jurusan sejarah di Universitas Kiev sambil bekerja paruh waktu di Pabrik Amunisi di daerahnya. Masuknya tentara Jerman ke Rusia, mendorong dirinya untuk mendaftarkan diri dan bergabung dalam satuan militer.

Tuesday, March 15, 2011

APC ANOA 6x6 V3 PT PINDAD

ANOA adalah sebuah kendaraan militer lapis baja buatan PT Pindad (persero), Indonesia. Nama ANOA sendiri diambil dari nama hewan Anoa yang hidup di pulau sulawesi. Purwarupa pertama kali di perlihatkan ke publik pada ulang tahun ke 61 TNI pada 5 Oktober 2006 di markas besar TNI, Cilangkap.

Kendaraan tempur pengangkut personil (APC : Armoured personal carrier) dengan sistem penggerak 6 roda simetris, dirancang khusus untuk kebutuhan ALUTSISTA TNI-AD khususnya satuan kavaleri, Ukuran dan operasional di sesuaikan dengan bentuk tubuh TNI dan doktrin dan taktik tempur TNI.

Sunday, March 13, 2011

BATALYON RAIDERS TNI-AD

Batalyon Raider yang memiliki baret hijau tua adalah satu batalyon pasukan elit infanteri Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sepuluh batalyon raider yang diresmikan pada 22 Desember 2003 itu, dibentuk dengan membekukan 8 yonif pemukul Kodam dan 2 yonif Kostrad.

Latihan Pertempuran Rimba
Sebagai kekuatan penindak, kekuatan satu batalyon raider (yonif/raider) setara tiga kali lipat kekuatan satu batalyon infanteri (yonif) biasa di TNI. Sepuluh batalyon pertama yang berkualifikasi Raiders ini diambil dari delapan batalyon infanteri pemukul Kodam dan dua batalyon infanteri Kostrad yang bukan Lintas Udara (Linud).

Satuan yang dibekukan itu adalah :
  1. Yonif Linud 100 Bukit Barisan menjadi Yonif 100/Raider Kodam Bukit Barisan
  2. Yonif 145/Bhakti Nagara menjadi Yonif 200/Raider Kodam Sriwijaya
  3. Yonif 327 menjadi Yonif 300/Raider Kodam Siliwangi
  4. Yonif 401 Banteng Raider menjadi Yonif 400/Raider Kodam Diponegoro
  5. Yonif 507/Sikatan menjadi Yonif 500/Raider Kodam Brawijaya. 
  6. Yonif Linud 612/Modang menjadi Yonif 600/Raider Kodam Tanjungpura
  7. Yonif Linjud 700 Wira Yudha Sakti menjadi Yonif 700/Raider Kodam Wirabuana
  8. Yonif 741/ Satya Bhakti menjadi Yonif 900/Raider Kodam Udayana
  9. Yonif 323/ Buaya Putih Kostrad menjadi Yonif 232/Raider divisi 1 Kostrad,
  10. Yonif 412/Bharata Eka Sakti Kostrad menjadi Yonif 412/Raider divisi 2 Kostrad.

KOPASSUS TNI AD (Indonesian Special Force)

Kopassus TNI AD adalah Pasukan Khusus Negara Indonesia yang menempati urutan ke 3 pasukan khusus terbaik dunia berdasarkan survey yang dilakukan oleh Discovery chanel. Peniaian ini berdasarkan skill yang dimiliki masing-masing anggota pasukan khusus yang ada di seluruh dunia, dan bukan berdasarkan Hi-Tech peralatan serta perlengkapan pendukungnya.
Sejarah kelahiran Komando Pasukan Khusus sebagai satuan tidak terlepas dari rangkaian bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia, pada bulan Juli 1950, timbul pemberontakan di Maluku oleh kelopok yang menamakan dirinya RMS (Republik Maluku Selatan). Pimpinan Angkatan Perang RI saat itu segera mengerahkan pasukan untuk menumpas gerombolan tersebut. Operasi ini dipimpin langsung oleh Panglima tentara teritorium III Kolonel A.E Kawilarang, sedangkan sebagai Komandan Operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi.