Showing posts with label gultor. Show all posts
Showing posts with label gultor. Show all posts

Tuesday, June 24, 2014

RANTIS KOMODO PINDAD

RANTIS KOMODO PINDAD
Satu lagi kendaraan tempur karya anak  bangsa berhasil dibuat dan mulai diluncurkan. Sebuah Rantis/Kendaraan Taktis (Tactical Vechile) buatan PT PINDAD yang sukses dengan APC ANOA nya, diharapkan menjadi kendaraan operasional yang handal bagi satuan TNI dan Polri.

Thursday, April 14, 2011

CASSPIR Armoured Personnel Carrier (APC)

Kesan pertama melihat tampilan performance dari kendaraan angkut personil ini adalah SANGAR dan GARANG. Casspir yang di design oleh Council for Scientific and Industrial Research (CSIR) Afrika Selatan ini memang memiliki penampilan yang garang, dengan bentuk design body yang tegak, dipadukan dengan design lambungnya berbentuk "V" menjadikan penampilan kendaraan ini unik.

Pada era tahun 80an, kendaraan ini menjadi fenomenal dengan penampilannya di layar-layar televisi pada hampir seluruh penjuru dunia, di mana masa ini adalah masa pergolakan pemberontakan para pejuang apartheid di Afrika Selatan. Boleh dibilaang hampir setiap hari, stasiun televisi di seluruh dunia menayangkan pemberitaan tentang pergolakan ini. Di sinilah Casspir selalu tampil sebagai kendaraan yang digunakan oleh SAP (South Africa Police) dan pihak Militer Afrika Selatan.

Friday, March 25, 2011

SAT-81 / GULTOR (Penanggulangan Teror)

Dhuaja Sat-81/Gultor
Satuan 81/Penanggulangan Teror atau disingkat Sat-81/Gultor adalah satuan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) setingkat dengan Grup, yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Kekuatan dari satuan ini tidak dipublikasikan secara umum mengenai jumlah personil maupun jenis persenjataannya yang dimilikinya, semua itu dirahasiakan


Awal peristiwa yang mendorong terbentuknya satuan ini adalah peristiwa pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla di Bandara Don Muang, Bangkok pada tanggal 31 Maret 1981, dimana pada masa-masa ini pembajakan pesawat sedang marak terjadi di mana-mana dan kegiatan teroris di Indonesia dedang marak. Dalam peristiwa ini, operasi pembebasan sandera dilakukan oleh 35 orang anggota Grup-1 PARAKO Kopasandha (sekarang Kopassus) dibawah pimpinan dibawah pimpinan LetKol (Inf) Sintong Panjaitan dengan hasil yang amat gemilang, dan masuk dalam hitungan operasi tercepat


Dua orang gugur dalam operasi ini yaitu : Lettu Anumerta Achmad Kirang (anggota Kopasandha) yang tertembak pada bagian perutnya saat mencoba menerobos masuk dari bagian pintu belakang pesawat, serta Herman Rante (kapten pilot DC-9 Woyla) yang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit

Sunday, March 13, 2011

KOPASSUS TNI AD (Indonesian Special Force)

Kopassus TNI AD adalah Pasukan Khusus Negara Indonesia yang menempati urutan ke 3 pasukan khusus terbaik dunia berdasarkan survey yang dilakukan oleh Discovery chanel. Peniaian ini berdasarkan skill yang dimiliki masing-masing anggota pasukan khusus yang ada di seluruh dunia, dan bukan berdasarkan Hi-Tech peralatan serta perlengkapan pendukungnya.
Sejarah kelahiran Komando Pasukan Khusus sebagai satuan tidak terlepas dari rangkaian bersejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia, pada bulan Juli 1950, timbul pemberontakan di Maluku oleh kelopok yang menamakan dirinya RMS (Republik Maluku Selatan). Pimpinan Angkatan Perang RI saat itu segera mengerahkan pasukan untuk menumpas gerombolan tersebut. Operasi ini dipimpin langsung oleh Panglima tentara teritorium III Kolonel A.E Kawilarang, sedangkan sebagai Komandan Operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi.